Jika Lukisan “digoreng”, maka harganya akan mahal

Akhir-akhir ini waktu saya begitu tersita oleh urusan revisi Tesis, sampai-sampai blog tercinta sedikit terlupakan.  Buat teman-teman bloger dan pengunjung yang sudah berkomentar atau sekedar berkunjung, harap dimaafkan, beritanya jadi tidak bisa terupdate setiap hari dan komentar yang masuk bahkan belum sempat direspon dan belum ada kunjungan balasan. Baru malam ini rasanya ada waktu yang sedikit lowong.

Menyimak berita mengenai hilangnya 5 lukisan di Perancis, saya jadi teringat perbincangan saya dengan beberapa orang teman.

Waktu saya masih kost di Mentana, saya pernah berbincang dengan beberapa teman. Sebut saja Mr. Teddy, seorang pelukis JOgja jebolan ISI Yogyakarta yang sudah malang melintang dan mempunyai nama besar di dunia seni Lukis. Karyanya sudah sering dipamerkan di mancanegara. Waktu kami berbincang saat itu, Mr. Teddy sedang mengerjakan sebuah proyek Pameran Lukisan Tunggal di Hongkong, bertajuk “The Meditation of Peanut” atau kalau di bahasa Indonesia “Meditasi Kacang”……aneh kan?? itu belum seberapa aneh. Simak terus artikel ini…

Teman saya yang lain adalah Mr Pri, pemilik Kost dan pengelola sebuah cafe yang unik di JOgja. Kebetulan di kost saya ini, lantai 1nya adalah hotel, bagian depannya adalah cafe dan lantai 2 adalah kamar kost. Jadi kalau mau nongkrong tidak perlu jauh-jauh.

Masalah Lukisan sebenarnya saya sendiri kurang berkompeten untuk memberikan komentar, jadi dalam perbicanganan itu, saya hanya berkomentar seperlunya saja.

Nah, mungkin anda penasaran mengapa lukisan harus digoreng supaya harganya menjadi mahal…???

Sebut saja Mr. Eric, seorang pemilik sebuah merk  pakaian ternama di negeri ini, yang juga adalah seorang kolektor lukisan yang sudah mempunyai nama besar, bahkan sampai ke manca negara.

Mr. Eric ini pernah menceritakan proses sampai seorang lukisan seorang pelukis bisa dihargai begitu mahal. Mr. Eric menyebut prosesnya dengan “Menggoreng Lukisan”.

Misalnya saja, Mr. Teddy adalah seorang pelukis. Nah, adalah sebuah rumah lelang untuk menjual lukisan, sebut saja Rumah Lelang XXX. Untuk dapat masuk masuk ke rumah lelang ini, sebuah karya tentu saja tidak sembarangan. Setidaknya harus melewati kriteria tertentu. Kemudian Mr. Teddy dan Mr. Eric ini kemudian memasukkan lukisan Mr. Teddy ke rumah lelang XXX. Semua orang tahu bahwa Mr. Eric adalah seorang kolektor lukisan mengerti mengenai jiwa dan roh sebuah lukisan. Sehingga semua komentarnya dianggap sebagai sebuah standar dalam menentukan nilai sebuah lukisan.

Dalam sebuah acara pelelangan di rumah lelang XXX ini, karya Mr. Teddy ditawarkan. Misalnya saja harga awal yang dibuka adalah Rp 5 jt. Kemudian Mr. Eric ini, sang kolektor lukisan langsung saja menawar dengan harga Rp 50 jt. Nah, orang-orang yang ada dalam acara tersebut tentu saja akan penasaran. Kok bisa sebuah lukisan milik seorang pelukis yang belum punya nama kok bisa dihargai oleh seorang kolektor lukisan terkenal seharga Rp 50 jt. Orang pasti akan berpikir bahwa lukisan tersebut pastilah sangat luar biasa atau ada apa-apanya. Nah, selepas acara pelelangan tersebut sudah dapat dipastikan bahwa setiap lukisan Mr. Teddy akan dihargai minimal Rp 50 Jt.Itulah proses menggoreng lukisan.

Memang sebuah karya seni akan sangat bernilai bahkan nilainya akan menjadi sangat tak terukur mana kala karya seni tersebut disukai. Dan nilainya memang tak lepas dari sebuah gengsi dan juga apresiasi orang dari karya seni itu sendiri.

Untuk, saya sendiri, saya biasanya hanya bisa memahami lukisan yang bergaya naturalis, nah kalau sudah lain gaya, saya sendir malah bingung bagaimana cara melihat nilai estetikanya.

Dalam artikel ini, saya juga tampilkan lukisan karya seorang teman, Pelukis Hardy (Ketua Umum Seniman Indonesia Anti Narkoba). Mudah-mudahan teman-teman pembaca suka melihatnya.

~ oleh Thomas pada Mei 26, 2010.

87 Tanggapan to “Jika Lukisan “digoreng”, maka harganya akan mahal”

  1. istilah “goreng” ternyata ada juga dalam dunia seni. Saya kira yg enak digoreng itu cuma saham (selain pisang dan singkong tentunya)…….

  2. Maksudmu, seni begitu ?

  3. weeew mantap bangeeet nih

  4. salam kenal mas Thomas

  5. stelah Anda berbincang dengan Mr. Tedy, menurut Mr. Tedy lukisan yang bagus dan dianggap bernilai itu yang seperti apa?

  6. waaah trimakasih dipasangnya lukisan2 saya . top untukmu .

  7. yang dihargai 50 jt itu gimana sih lukisannya… Jadi menambah inspirasi untuk belajar melukis nie.
    Good luck untuk revisinya.

  8. judulnya aneh, jadi ingin baca…
    nice trik..

  9. kirain goreng beneran… hupfff, jadinya gmn ya???

    Btw.. Mantap dah.. ^_^

  10. hm….

  11. hahahhaa…
    (http://yuliantip06.student.ipb.ac.id)

  12. hey, thomas kmu suka senu lukis sama seni patung.??

  13. hey, thomas apa kmu suka sama seni lukis dan seni patung.?

    • Suka banget….tapi memang hanya sebatas menikmati aja….kalo seni musik malah suka banget. Dulu sempat disalurkan..hanya tak berlanjut…mungkin bukan garis tanganku…..thanks buat komennya ya.
      salam

  14. Saya kira lukisannya di goreng betulan mas sebelum membaca artikelnya…
    Karya seni memang harganya luar biasa ya mas, apa lagi kalau yang membuatnya sudah mempunyai atau sudah menyandang nama besar, pasti harganya akan sangat mahal…

  15. proses dari lelang yg menjadikan nilai gorengan …heheheh
    tapi emang lukisan tersebut bagus banget…padahal cuman dilihat di komp…bagaimana aslinya ya…???

    salam sahabat

  16. weww..keren neh lukisan yg ke2.. btw kekna pelukisnya lupa gambar bajunya deh.. jd gitu yah hasilnya…heheh..😀

  17. dari judul artikelnya aja udah menarik, masak lukisan digoreng?
    jadi ingin baca lebih jauh…
    salam..🙂

  18. tastenya dimana kalo digoreng? kasih garam juga gy. .

  19. bukanya mahal yang ada malahan rusak donk….

    aneh” aja…

    heheu….

  20. Kalau lukisan digoreng, rasanya apa ya?

  21. keren juga tuh lukisan

  22. waw
    fantastic
    keren
    sangat bernilailah ini lukisan
    salam hangatd ari blue

    p cabarrrrrrrrrrrr

  23. mantep lukisannya.

  24. gw kira cuma pisang aja yang di goreng ternyata lukisan aja juga yang di goreng,,,gorengnya jangan lama2 tar angus hahahaha

  25. aku mau menngoreng lukian agar harganya maha l

  26. nice info… btw ada cew cakep tu nampang di gambar paling atas🙂

  27. wah ra ketang marai mumet nak di sawang. tp aku yo salut ama yang berkarya itu mas.

  28. woalah digoreng di rumah lelang 😀 kirain buat lukisannya sambil digoreng 😀

  29. Assalamu ‘alaikum mas,

    Saya abis mampir di BLog mas, wahh.. sangat bagus dan bermanfaat apalagi seperti pemula kayak saya.
    Dan betapa senangnya apabila mas, mau juga mampir di BLog saya yang sangat sederhana.. hehe😀

    Ini alamat blog saya http://baru2.net

    Salam kenal,
    Dedy Kasamuddin

  30. Wow… lukisan yang terakhir entah kenapa saya suka…😳

    Yang pertama, saya no komen ah.😆

    Saya pikir awalnya “digoreng” di sini beneran digoreng lho Mas.😆 Pikiran saya beneran membayangkan kanvas digoreng di minyak panas.:mrgreen:

  31. oooohh begitu ya..
    saya kira pake minyak..hehe

  32. ne lukisan mmg mempunyai nilai seni yg tinggi
    tapi yg pertama fullgar bgt dey,…

  33. dree ga ngerti soal lukisan….
    numpang absen aja deh…. siang…

  34. wah gitu ya ternyata..

  35. berkunjung

  36. oq kirain catnya digoreng or gimana

  37. “digoreng” sama kolektor terkenal toh,, setelah lelang bagi hasilnya gimana ya😉

    • selama ini belum pernah ada kasus kayak gitu. yg jelas orang yang masuk ke rumah lelang biasanya berduit dan punya gengsi yang tinggi sekaligus citarasa seni yang di atas rata2

  38. wohh menggoreng itu maksutnya diawal penawaran, langsung dikatakan mahal getu yak? tapi yg ngomong musti yg punya lukisan terkenal juga kan yak? betul2 ya, kalo yg ngomong itu orang yg punya pengaruh, pasti bakal didengar dan dipercaya ^^

    • ya jelas dong….misal di awal penawaran dibuka 1 juta, nah si A, yang terkenal sebagai seorang kolektor dan dianggap bisa menilai keindahan sebuah lukisan berani nawar tinggi, maka tawaran si A itu akan jadi standar buat lukisan si pelukis tadi.

  39. semua lukisan yang ditampilkan indah sekali, sungguh sebuah karya seni yang patut dihargai mahal

  40. lukisan yang atas bikin nepsong aja ehehehehe

  41. Wah lukisan yang di ‘goreng’ ternyata juga keren2 ya.,

  42. Ow.. Tak kira di goreng beneran.. Ternyata tidak to hihihi. . .

  43. wiiiks… gambar porno… ckckck

  44. Sob tukar link donk, punya abang uda saya pasang..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: