……..dikarenakan alasan operasional.

….Pesawat XXX dengan tujuan YYY dengan nomor penerbangan ZZZ akan diberangkatkan pada pukul …….. dikarenakan alasan operasional. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Bagi sebagian orang yang sering bepergian menggunakan pesawat, mungkin kalimat di atas sudah tidak asing lagi. Buat saya pribadi, saya seringkali merasa kesal dan jengkel, apalagi kalau sedang dalam keadaan terburu-buru untuk dan harus segera tiba di tujuan.

Namun tahukah anda, bahwa menurut Undang-undang Republik Indonesia No.1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan Pasal 147 a , yang berbunyi :

  1. Pengangkut bertanggung jawab atas tidak terangkutnya penumpang, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dengan alasan kapasitas pesawat udara.
  2. Tanggung jawab sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan memberikan kompensasi kepada penumpang berupa:

a) mengalihkan ke penerbangan lain tanpa membayar biaya tambahan; dan/ataumemberikan konsumsi,

b) akomodasi, dan biaya transportasi apabila tidak ada penerbangan lain ke tempat tujuan.

maka, sebagai penumbang kita berhak mendapatkan kompensasi atas keterlambatan ini. Namun yang seringkali terjadi adalah pihak maskapai penerbangan seringkali tidak memberikan kompensasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Apalagi jika keterlambatan tersebut hanya beberapa jam. Namun demikian, tetap merupakan kewajiban maskapai penerbangan untuk memberikan kompensasi. Lebih lanjut, pihak Bandar Udara pun memiliki peranan sebagai pengawas agar hak-hak dari penumpang bisa diberikan jika terjadi keterlambatan. Meskipun kemudian dalam prakteknya memang tidak sepenuhnya sesuai harapan.

Ada banyak kasus mengenai keterlambatan penerbangan, di mana maskapai penerbangan tidak memberikan kompensasi atas keterlambatan ini. Misalnya saja kasus yang saya ambil dari detik.com, atau keluhan penumpang yang saya ambil dari kaskus.us. Yang sangat disayangkan adalah pihak maskapai penerbangan terkesan tidak peduli atau tutup mata dengan hak-hak yang harus diterima oleh penumpang. Bahkan dalam beberapa kasus, penumpang menuntut maskapai penerbangan dan sampai memejahijaukan pihak maskapai penerbangan karena tidak mendapatkan hak-haknya.

Keluhan mengenai keterlambatan penerbangan sepertinya memang menjadi keluhan utama pengguna jasa angkutan pesawat. Hanya saja tidak semua penumpang belum mengetahui hak-haknya jika terjadi keterlambatan, sehingga kemudian penumpang tidak bisa berbuat banyak. Dalam hal ini, pihak pengelola Bandar Udara wajib untuk memberikan informasi kepada para pengguna jasa angkutan udara mengenai hak-haknya  jika tidak terjadi keterlambatan.

Semoga ke depan pelayanan transportasi udara ini bisa semakin baik. Kita tunggu.

~ oleh Thomas pada April 20, 2010.

40 Tanggapan to “……..dikarenakan alasan operasional.”

  1. karena tidak kompak penumpangnya
    dan hny berhenti pd protes tanpa mau memproses..
    hehehehe

  2. Wah, beruntung sekali saya belum pernah naik pesawat sehingga tak perlu mengalami kekesalan. <—- wong deso!

    Tapi, tak apalah dijadikan referensi kalau nanti gue pas harus naik pesawat.

    salam.

  3. kunjungan pertama nih, salam kenal…😀

  4. @ All : thanks dah mampir.

  5. salam mencari ilmu..
    wah bolehlah bawa saya jalan2 terbang ke udara…

  6. “alasan operasional”, apa yg dimaksud dengan alasan operasional, penumpang sedikit, pesawat sedang digunakan untuk melayani tujuan yang lain?

    hehehe, seharusnya yang berperan adalah penegak UU, tapi penegak UU perlu Uang Uang

  7. wah saya untung belum pernah naik pesawat tp kalo teman 2 dikampung saya cerita tentang keterlambatan pesawat saya jd ikut2an kecewa. nah lho.

  8. mau diapakan lagi, budaya saling mendukung hampir punah ditanah air ini.

  9. Nais inpo, gan… Terutama kalo jadwal sore, wah, pasti 100,1% delay. kalo yg jadwal pagi sih, menurut ane masih mending.

    Silaken klik posting ane terbaru : Anda Berbakat Menjadi Detektif?

  10. begitulah penerbangan dinegara kita😦

  11. beda ya maskapai negeri ini dengan maskapai negara lain, katanya neh kalo di negara lain UU tsb dijalankan napa di negara kita tercinta gak ya?

  12. halo mas thomas. kunjungan malam nih😀. Wah kebetulan saya jarang sekali naek pesawat. baru sekali itupun hanya ke belitung jadi belum pernah mengalami hal seperti ini.

  13. untungnya blue belum merasakan hal sedemikian.heheh
    salam hangat dari blue
    p cabar

  14. ga adil bgt…

    http://fitrimelinda.wordpress.com/2010/04/20/kiat-menjadi-wanita-paling-anggun-di-dunia/

  15. @ All : thanks dah mampir dan kasih komentar.

    salam

  16. ane dulu sering naik pesawat yg pasti delay…apa karena naik pesawat yg murah dan sedang promo…
    (ngaruh gak sih???)

    Salam kenal…

  17. wah cukup pesat juga perkembangan blognya mas.. salut.. mari saling berkunjung dan mengunjungi untuk bertukar informasi.. lanjutkan mas..

  18. Yah, di kota besar aja masih begitu. Apalagi daerah yang jauh kayak begini… Bisa terbayang kan,🙂

  19. yup.., aku lge belajar kok., sory yach., klo blogQ jelek…

  20. aku pernah mengalami, waktu mau pulang kampung.dlm tiket pesawat sdh tertera hr itu terbang, tak taunya, di undur hari esok-nya. jd dech tdr di bandara semalam. dan kami pun tidak mendapatkan apa2 dari pihak maskapai tsb. memang benar, hukum di negara kita masih lemah.

    • Sebenarnya hukumnya sudah bagus, hanya saja kontrolnya masih kurang. Dalam hal ini kita sebagai konsumen juga sebaiknya berani menuntut hak-hak kita, dan jika memang hak-hak kita tidak dipenuhi, kita bisa melaporkan, misalnya melalui YLKI.salam

  21. salam sahabat 7 taman langit itu bocah umur 17 yang juga ngeblog kalau silahkan kunjungi dia disini http://lifeiscoin.blogspot.com

  22. Yang kadang juga menjengkelkan yang kita hadapi adalah orang-orang yang tidak memiliki kapasitas untuk menjawab alasan kenapa penerbangan ditunda..sehingga hanya dijawab alasan operasional titik…karena mereka mungkin juga tidak tahu kenapa pesawat ditunda…inilah salah satu yang khas di Indonesia

  23. waduh…pesawat? kebetulan saya takut naik pesawat hehehe..
    masalah service barang maupun jasa memang seharusnya benar² di perhatikan..bukan hanya mencari untung belaka…
    kunjungan silaturrahmi pagi..maaf baru sempat berkunjung karena kesibukan kantor yg menghimpit saya akhir² ini…

    salam, ^_^

  24. Hooooo saya baru tahu lho kalo ada UU yang mengatur itu…😮😮
    Wah, kok hukum di negara ini ga berlaku??

  25. aku belum pernah naek pesawat tuh🙂
    jadi nda tau

  26. wah aku belum pernah naik pesawat sob
    hehehhe
    jadi pingin naik pesawat😀

  27. emang ngeselin dah kalo pesawat di delay delah.
    hehehe…:mrgreen:

  28. Hmm.. tidak adil ya😦

  29. alhamdulillah sejauh ini pesawat-pesawat yg saya tumpangi oke-oke aja … tp knpa msh ada beberapa maskapai yg ngk ngasih snack or mkanan kecil plus minum meski prjalaan cukup jauh 1-2 jam ya? …

  30. aduh saya juga belum pernah naik pesawat sahaat

  31. wah saya belom pernah naek pesawat…..😦

  32. Ada satu lagi nih yang kadang menyebalkan. Nomor duduk kursi kita dobel. Meski sebenarnya pas saja, tapi kecerobohan ini sungguh tidak nyaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: