Kriptografi sebagai alat proteksi

Kriptografi (cryptography) merupakan ilmu dan seni untuk menjaga pesan agar  aman.  Cryptography  is  the  art  and  science  of  keeping  messages secure. (Stalling, W , 1995)  “Crypto” berarti  “secret”  (rahasia)  dan  “graphy”  berarti“writing”  (tulisan).  Para  pelaku  atau  praktisi  kriptografi  disebut cryptographers. Sebuah  algoritma kriptografik  (cryptographic  algorithm), disebut  cipher, merupakan  persamaan  matematik  yang  digunakan  untuk proses enkripsi dan dekripsi. Biasanya kedua persamaan matematik (untuk enkripsi dan  dekripsi)  tersebut memiliki hubungan matematis  yang cukup erat.

Proses  yang  dilakukan  untuk mengamankan  sebuah  pesan  (yang  disebut plaintext)  menjadi  pesan  yang  tersembunyi  (disebut  ciphertext)  adalah enkripsi  (encryption).  Ciphertext adalah  pesan  yang  sudah  tidak  dapat dibaca dengan mudah. Menurut  ISO 7498-2,  terminologi yang  lebih  tepat digunakan adalah “encipher”.

Proses  sebaliknya,  untuk mengubah  ciphertext menjadi  plaintext,  disebut dekripsi  (decryption). Menurut  ISO  7498-2,  terminologi  yang  lebih  tepat untuk proses ini adalah “decipher”.

Cryptanalysis  adalah  seni  dan  ilmu  untuk  memecahkan  ciphertext tanpa bantuan kunci. Cryptanalyst adalah pelaku atau praktisi yang menjalankan cryptanalysis.  Cryptology merupakan  gabungan  dari  cryptography dan cryptanalysis.

Enkripsi

Enkripsi digunakan untuk menyandikan data-data atau  informasi sehingga tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. Dengan enkripsi data anda disandikan  (encrypted)  dengan menggunakan  sebuah  kunci  (key). Untuk membuka (decrypt) data  tersebut digunakan  juga sebuah kunci yang dapat sama  dengan  kunci  untuk  mengenkripsi  (untuk  kasus  private  key cryptography)  atau  dengan  kunci  yang  berbeda  (untuk  kasus  public  key cryptography).

Teknik enkripsi dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori, yaitu :

1)             Konvensional (Symectric Key)

Terdapat dua jenis teknik konvensional, yaitu enkripsi klasik yang dilakukan dengan mengganti tiap karakter, simbol atau digit plaintext menggunakan formula tertentu. Contoh metode enkripsi klasik : Caesar Cipher, Monoalphabetic cipher, Playfair cipher dan Polyalphabetic cipher

Kemudian teknik modern ini diimplementasikan dengan menggunakan blok cipher (64 bit) dan blok kunci (56 bit). Enkripsi dilakukan dengan proses pemutaran blok menggunakan kunci sebanyak 16 putaran, dan selama proses pemutaran digunakan 46 bit sub kunci. Contoh algoritmanya adalah DES (Data Encription Standar)

2)             Enkripsi Kunci Public

Teknik ini mengunakan publik key untuk proses autentifikasi. Contoh algoritma yang menerapkan teknik ini adalah RSA.

~ oleh Thomas pada April 1, 2010.

2 Tanggapan to “Kriptografi sebagai alat proteksi”

  1. wah wah, ada juga nih tugas security information saya
    tapi kawannya kriptografi, yaitu steganografi
    coba cek bisakah anda menebak pesan rahasianya?

    http://iponk31.wordpress.com/2010/03/16/12-maret-2010/

    tapi solusi nya juga ada di beberapa post setelahnya😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: