Pasangan Suami-istri Tetap Mesti Berkencan

Liputan6.com, London: Ketika masih masa berpacaran, setiap pasangan berusaha agar api asmara tetap menggelora. Sayangnya, sebagian pasangan ketika telah menjalani pernikahan selama beberapa tahun hanya memiliki sedikit waktu untuk berbicara santai. Mungkin ada beberapa alasan yang menyertai. Misalnya, lelah bekerja, repot dengan urusan anak, membuat dan menghitung belanja bulanan hingga berdebat siapa yang harus mencuci piring.

Jika rutinitas itu menelan kehidupan rumah tangga, ada baiknya Anda mulai berpikir sejenak; memanjakan diri satu sama lain bukan cuma kesia-siaan. Ada baiknya Anda menyalakan kembali api cinta yang mulai redup, kembali membara dengan berdiskusi kecil berdua sambil menikmati hidangan makan malam romantis di bawah sinar rembulan.

Mungkin juga Anda bisa beromantika kembali di tempat Anda dan pasangan pertama kali bertemu. Menjaga gelora asmara tetap hidup adalah bagian penting dari perkawinan. Atau mungkin saja anda bisa mengikuti program romantis Jaringan Kencan Sosial yang diselenggarakan Asia Dinner Club.

Sebagaimana dikutip The Telegraph, Sabtu (20/3) pendiri program Salima Manji mengatakan, dengan program romantis ini Anda akan dibawa ke alam saat Anda pertama
kali mulai berkencan dengan pasangan, penuh dengan kegembiraan dan keindahan. Program dapat memercikan kembali api cinta bersama pasangan.

Ada baiknya menitipkan sejenak anak Anda pada orangtua atau kerabat sementara waktu, dan meninggalkan segala urusan baik pekerjaan maupun rumah tangga. Sudah saatnya menikmati jerih payah selama ini, karena memang itu salah satu tujuan Anda memeras keringat, bukan?

~ oleh Thomas pada Maret 25, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: