El Asira, Toko Seks Online yang ‘Halal’

VIVAnews – Sebuah situs internet yang menjual bahan-bahan pemuas kebutuhan seksual untuk kaum muslim diluncurkan di Belanda. Situs toko seksual online tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan erotis tanpa melanggar hukum Syariah.

“Selama empat hari pertama peluncuran, sekitar 70 ribu orang mengunjungi situs kami,” kata Abdelaziz Aouragh, pendiri situs bernama El Asira tersebut, seperti VIVAnews kutip dari Telegraph, 31 Maret 2010. Situs itu disebut sebagai toko online erotis pertama di dunia bagi umat muslim.

Aouragh, pria 29 tahun berkebangsaan Belanda ini menjadikan pasangan suami-istri muslim yang menganggap pornografi dan erotisme sebagai suatu hal yang terlarang dalam ajaran islam sebagai target market.

Homepage El Asira, yang dalam bahasa Arab berarti ‘masyarakat’ memiliki desain yang akan mengarahkan perempuan untuk mengklik sisi kiri, dan kaum pria ke sisi kanan.

Begitu masuk ke dalam situs, pengguna internet bisa berselancar dalam bahasa Belanda, Arab, atau Inggris, untuk melihat berbagai produk, terutama minyak untuk memijat, pelumas, dan tablet yang disebuh berfungsi untuk meningkatkan hasrat seksual.

Semua bahan-bahan tersebut, diklaim Aouragh, halal atau ‘diizinkan’ dalam ajaran Islam. “Sebagian besar produk di tempat lain disertai gambar orang telanjang atau bahasa-bahasa yang tidak pantas, sulit menemukan toko online seperti bisnis saya ini,” tambahnya.

Sebaliknya, situs El Asira ini hanya menampilkan kotak, tablet, tube, dan botol yang sebagian besar berwarna merah muda atau biru dengan logo merek produk.

“Kami memilih pendekatan yang terhormat,” kata Aouragh. Ulama muslim seperti Imam Abdul Jabbar tidak melihat ada pelanggaran dalam situs milik Aouragh. “Sepanjang dia tidak menjual mainan seks atau benda-benda semacam itu, tidak masalah,” kata Jabbar. “Nabi Muhammad memberikan banyak nasehat mengenai seks dalam pernikahan dan tidak perlu malu,” kata ulama asal Belanda tersebut.

Sayangnya, saat berita ini diturunkan, situs tersebut sedang tidak bisa diakses. Menurut tweet pemiliknya, situs tersebut terpaksa offline sementara karena kebanjiran pengunjung.

About these ads

~ oleh Thomas pada April 1, 2010.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 46 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: